BELANJAAN IBU-IBU SEHARI HARI DI PASAR PALANGKARAYA 19 MEI 2020
BELANJAAN DAPUR IBU RUMAH TANGGA
DI PASAR BESAR PALANGKARAYA
DI PASAR BESAR PALANGKARAYA
Pasar besar Palangka Raya, merupakan salah satu pasar terbesar di Kota Palangka Raya yang merupakan salah satu Ibu Kota Propinsi Kalimantan Tengah, dimana merupakan pusat distribusi hasil pertanian bagi petani-petani di Kalimantan Tengah, yang berupa, cabe rawit, jagung, ubi jalar, ubi kayu, kangkung, sawi, kacang panjag, pare, serai, laos, jahe, kunir, pepaya, dll.
Kantong plastik masih menjadi tempat pembungkus barang bawaan hasil jualan ke pembeli, dimana pembeli diPalangka Raya, senang melakukan pemilihan barang bawaanya dengan kualitas yang masih segar, baik dan harga murah atau dapat ditawar, dimana pembeli dan penjual bisa melakukan transaksi jual beli dengan harga yang sesuai diinginkan.
Pembeli ibu rumah tangga lebih menyukai membeli keperluan dapurnya membeli langsung dengan memilih, produk langsung, yang lokasinya tidak jauh dari tempat parkir atau dekat akutan kota yang memudahkan mereka datang dan pergi kepasar berjalan tidaklah jauh.
Ibu rumah tangga bisa melihat sepanjang jalan apa yang di perlukan
barang keperluan dapur dijual, juga dapat memilih dan menawar barang
yang diinginkan baik dari jam 2 pagi hingga jam 10 malam. apakah itu
buah ataupun keperluan masakan yang berasal dari petani Kalimantan
Tengah atau Propinsi lain. pembelinya juga dari ibu rumahtangga, warung,
dan penjual sayur keliling.
Pasar tradisonal Palangka Raya, masih merupakan pilihan ibu rumah tangga
dan pembeli terbesar, baik mencari keperluan baik keperluan primer dan
sekunder semuanya ada berkumpul dan hanya terbagi lokasi atau tempatnya.
Tempat penjualan di pasar besar salah satu yang merupakan tempat banyak pembelinya adalah yang lokasinya ada di jalan atau trotoar yang memudahkan, ibu rumahtangga datang dan tidak cape membawa barang bawaannya menuju tempat parkir ataupun naik angkutan kota.
Penjualanya jugalah sederhana, dimana ada tempat, ada tikar dan keranjang tempat keperluan dapur ibu-ibu rumah tangga diletakan, agar lerlihat dan diberikan peneduh berupa payung besar agar yang dijual tetap segar, bila cape, bisa istirahat diantara barang jualannya, apabila ada keperluan sebentar atau ingin ibadah, barang jualanya di tutup kain dan titipkan tetangganya. Benar-benar ada saling kebersamaan dan saling membantu antar penjual.
Penulis, Donieks Smaradhana, Palangka Raya(Kalteng)
19 Mei 2020




Komentar
Posting Komentar